Pagi itu, suasana di kelas Little Alumna Two terasa begitu hidup. Dari kejauhan, sudah terdengar tawa dan sorak riang anak-anak yang sedang bersiap mengikuti kegiatan Fun Games. Hari ini mereka nggak kaya biasanya, mereka akan bermain, bergerak, dan belajar lewat permainan Bloom Clap and Snatch, dilanjutkan dengan melompat serta melempar bola ke keranjang. Semua dikemas dengan gaya menyenangkan khas anak-anak yang penuh semangat dan rasa ingin tahu tinggi.
Bloom Clap and Snatch: Gerak Bareng yang Bikin Kompak
Permainan pertama, Bloom Clap and Snatch, langsung bikin suasana jadi heboh tapi tetap seru. Di awal, mereka melakukan Bloom Clap tepukan tangan berirama yang diiringi gerakan membuka tangan seperti bunga yang sedang mekar. Anak-anak pun mengikuti dengan antusias.
Begitu musik dimulai, ruangan pun terasa seperti taman bunga yang menari. Ada tawa di setiap tepukan, ada senyum di setiap gerakan. Tapi keseruannya nggak berhenti di situ! Setelah Bloom Clap, permainan berlanjut ke bagian Snatch, di mana anak-anak harus merebut benda kecil yaitu origami yang dibentuk segitiga dengan secepat mungkin saat guru memberi aba-aba.

Begitu guru berkata, “Snatch!”, semua refleks berebut benda di depan mereka dengan kecepatan kilat. Ada yang langsung berhasil mengambil, ada juga yang keburu tertawa karena terlambat satu detik. Serunya, meskipun bersaing, mereka tetap sportif — setelah satu ronde, mereka saling tukar giliran dan memberi semangat ke teman lainnya.
Dari permainan ini, anak-anak nggak cuma bersenang-senang, tapi juga belajar melatih fokus, kecepatan reaksi, koordinasi mata dan tangan, serta kerja sama tim. Dan yang paling penting, mereka belajar untuk tetap senang meski nggak selalu jadi yang tercepat.
Melompat Riang di Dalam Hulahoop
Setelah Bloom Clap and Snatch selesai, anak-anak lanjut ke permainan kedua: melompat di dalam hulahoop. Hulahoop sudah disusun di atas lantai dengan cara berjejer. Guru memberi instruksi, “Lompat!”
Anak-anak langsung bersiap, dan dalam hitungan tiga… mereka melompat dengan gaya paling percaya diri. Ada yang melompat sambil tertawa, ada yang terjatuh pelan tapi langsung bangun lagi.
Permainan ini ternyata bukan cuma seru, tapi juga bermanfaat banget. Anak-anak belajar melatih keseimbangan tubuh, memperkuat otot kaki, dan meningkatkan konsentrasi. Mereka juga belajar mendengarkan instruksi dengan teliti, karena satu warna yang salah saja bisa bikin mereka harus mulai lagi dari awal, tapi semuanya tetap dilakukan dengan tawa dan semangat yang gak pernah surut.
Guru pun ikut mendampingi dengan penuh energi, memberi semangat sambil tepuk tangan, “Hebat! Ayo, semangat terus!” Suasana pun penuh dengan semangat positif dan tawa tulus dari para peserta kecil.
Melempar Bola ke Keranjang: Latihan Fokus dan Percaya Diri
Permainan terakhir adalah melempar bola ke keranjang. Di sinilah anak-anak bisa menyalurkan seluruh energi mereka. Masing-masing diberi kesempatan untuk melempar bola ke arah keranjang kecil yang sudah disiapkan.
“Yuk, siapa yang bisa masukin bola pertama kali?” tantang guru sambil tersenyum.
Satu per satu anak maju. Ada yang melempar pelan-pelan tapi tepat sasaran, ada juga yang terlalu semangat sampai bolanya mantul jauh. Tapi yang menarik, setiap kali ada bola yang masuk, teman-teman langsung bersorak, “Masuk! Hebat banget!”

Permainan ini jadi ajang latihan fokus, ketepatan, koordinasi tangan dan mata, serta membangun kepercayaan diri anak-anak. Bahkan yang belum berhasil pun tetap mendapat tepuk tangan dari teman-temannya, karena di kelas Little Alumna Two, semua usaha layak diapresiasi.
Bermain dengan Nilai Kehidupan
Dari luar mungkin terlihat seperti sekadar bermain, tapi sebenarnya, setiap aktivitas hari itu sarat dengan makna. Melalui Bloom Clap and Snatch, anak-anak belajar tentang konsentrasi dan kerja sama. Lewat melompat diantara hulahoop, mereka belajar tentang keseimbangan dan keberanian. Dan dari melempar bola ke keranjang, mereka belajar bahwa mencoba lebih penting daripada hasil.
Kegiatan Fun Games hari itu menjadi bukti bahwa belajar bisa datang dari tawa dan gerak. Anak-anak pulang dengan pipi kemerahan, rambut berantakan, tapi hati yang bahagia. Mereka membawa pengalaman berharga, bahwa dalam setiap permainan, ada pelajaran tentang semangat, kebersamaan, dan percaya diri.
Karena di Alumna Islamic School, bermain bukan hanya tentang bersenang-senang, tapi tentang bertumbuh bersama, dengan cara yang menyenangkan dan penuh cinta.