Hari yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga! Anak-anak Alumna Islamic berangkat field trip ke Kandang Rimbo! Dari wajah ceria mereka yang tak berhenti tersenyum, sampai botol minum bertali yang mereka kalungkan, semuanya menggambarkan betapa semangatnya mereka buat menjelajahi alam dan belajar langsung di luar kelas.
Begitu sampai di lokasi, suasana Kandang Rimbo terasa sejuk dan hijau. Pepohonan rindang, suara burung berkicau, dan udara segar langsung menyapa rombongan kecil ini. Anak-anak langsung heboh, “Wah, Miss, banyak pohonnya! Ada rusa juga ya?” Suasana pun makin seru saat para guru mulai mengarahkan anak-anak menuju area pertama: kandang rusa!
Memberi Makan Rusa: Pengalaman Seru yang Tak Terlupakan
Di area pertama, anak-anak diajak memberi makan rusa dengan sayur-sayuran segar yang sudah disiapkan. Awalnya, ada beberapa anak yang masih agak ragu-ragu, takut tangan mereka disentuh moncong rusa yang basah. Tapi setelah melihat teman-teman lain berani, mereka pun ikut mencoba. “Eh, lucu banget, Miss! Rusanya makan dari tangan kita!” teriak salah satu anak dengan mata berbinar.
Momen ini bukan cuma seru, tapi juga melatih rasa empati dan keberanian. Anak-anak belajar bahwa hewan juga makhluk hidup yang harus disayangi dan dirawat. Mereka juga jadi tahu bahwa rusa ternyata jinak dan suka makan daun segar.
Melihat Hewan Monyet: Belajar dari Alam
Setelah puas berinteraksi dengan rusa, perjalanan lanjut ke area monyet. Dari balik pagar, anak-anak melihat beberapa ekor monyet yang lincah melompat dari ranting ke ranting. Ada yang makan pisang, ada juga yang bergelantungan lucu. “Miss, monyetnya pintar ya, bisa buka pisang sendiri!” komentar salah satu anak.
Guru pun memanfaatkan momen itu untuk bercerita tentang karakter hewan monyet, hewan yang cerdas, aktif, dan suka hidup berkelompok. Anak-anak mendengarkan dengan antusias, sambil sesekali tertawa melihat tingkah monyet yang kocak.
Kegiatan ini secara nggak langsung juga melatih rasa ingin tahu dan kemampuan observasi anak-anak. Mereka belajar mengamati perilaku hewan, mengenal habitatnya, dan memahami bahwa setiap makhluk Allah punya peran di alam.
Menanam Kangkung di Wadah Plastik
Nah, bagian yang paling edukatif sekaligus seru datang saat anak-anak diajak menanam kangkung di wadah plastik. Di sini, mereka belajar bahwa menanam itu nggak harus di tanah luas, bahkan bisa dilakukan di media sederhana.
Setiap anak mendapat wadah plastik kecil berisi tanah dan bibit kangkung. Dengan panduan dari guru dan petugas Kandang Rimbo, mereka mulai menanam satu per satu. “Miss, ini nanti tumbuhnya cepat ya?” tanya seorang anak penasaran. Guru pun menjelaskan bahwa kangkung termasuk tanaman yang cepat tumbuh, apalagi kalau dirawat dengan rajin.
Kegiatan ini mengajarkan anak-anak tentang tanggung jawab dan kesabaran, karena mereka belajar bahwa tanaman butuh waktu dan perawatan agar bisa tumbuh subur. Seru banget kan, belajar langsung dari alam seperti ini!
Melihat Tanaman Hidroponik
Setelah itu, rombongan menuju area hidroponik, di mana anak-anak diperkenalkan pada cara menanam tanpa tanah. Mereka melihat deretan tanaman hijau yang tumbuh di pipa-pipa putih berisi air nutrisi. “Wah, keren banget, Miss! Tanamannya tumbuh di air!”
Guru pun menjelaskan bahwa hidroponik adalah cara menanam modern yang hemat air dan ramah lingkungan. Anak-anak tampak terpukau, beberapa bahkan berdecak kagum. Melalui kegiatan ini, mereka jadi tahu bahwa teknologi dan alam bisa berjalan beriringan untuk kebaikan bumi.
Penutup yang Hangat dan Bahagia
Setelah berkeliling dan belajar banyak hal baru, waktunya istirahat! Anak-anak duduk di area piknik yang teduh, membuka kotak nasi yang sudah disediakan, dan makan bersama-sama.
Suasana makan siang itu terasa hangat banget. Anak-anak saling berbagi makanan, bercerita tentang bagian favorit mereka dari trip hari itu. Ada yang bilang suka kasih makan rusa, ada juga yang paling senang saat menanam kangkung.
Guru pun menutup kegiatan dengan doa bersama, sambil mengingatkan bahwa semua pengalaman hari itu adalah anugerah dan pembelajaran berharga. Anak-anak pulang dengan wajah lelah tapi bahagia, membawa oleh-oleh cerita seru dan pengetahuan baru tentang alam.
