Hari Guru Spesial di Alumna Islamic School Sukajadi: Saat Orang Tua Jadi Guru dan Guru Jadi Bintang Panggung!

Hari Guru Nasional kali ini terasa begitu spesial di Alumna Islamic School Sukajadi. Bukan cuma jadi momen untuk mengucapkan terima kasih kepada para guru hebat, tapi juga jadi hari penuh kejutan, tawa, dan momen haru yang bikin hangat hati. Tema peringatan tahun ini benar-benar unik dan berwarna, karena semua elemen sekolah ikut terlibat: guru, anak-anak, bahkan para orang tua!

Orang Tua Jadi Guru, Kelas Jadi Seru!

Salah satu kegiatan paling menarik di perayaan Hari Guru kali ini adalah sesi “Orang Tua Jadi Guru”. Bayangkan, ayah dan bunda yang biasanya menjemput di gerbang, kini berdiri di depan kelas dengan penuh semangat, mengajar anak-anak!
Mereka mengajak anak-anak membuat art and craft yang lucu dengan warna-warna cerah. Anak-anak tampak antusias, sambil sesekali tertawa melihat ayah atau bunda yang tampak gugup memegang gunting atau lem.

Momen ini bukan cuma bikin suasana kelas jadi hidup, tapi juga membangun kedekatan yang manis antara anak, orang tua, dan guru. Para orang tua pun mengaku, ternyata jadi guru itu nggak semudah yang mereka kira! Salut pun mengalir untuk para pendidik yang setiap hari dengan sabar mendampingi anak-anak belajar dan tumbuh.

    

Penampilan Guru: Perkusi Keren Bikin Kagum

Kalau biasanya yang tampil di panggung adalah murid, kali ini giliran para guru yang unjuk gigi! Mereka tampil kompak membawakan pertunjukan perkusi, menggunakan alat-alat sederhana seperti ember, stik, dan botol plastik, tapi hasilnya luar biasa keren! Irama yang enerjik dan penuh semangat langsung menghidupkan suasana aula sekolah.

Tepuk tangan meriah terdengar di mana-mana. Anak-anak bersorak melihat guru-guru mereka tampil beda, sementara para orang tua tak henti-hentinya mengabadikan momen lewat kamera ponsel.

Menari dan Bernyanyi Bersama, Panggung Penuh Warna

Belum berhenti di situ, acara dilanjutkan dengan penampilan menari dan bernyanyi dari para guru. Lagu-lagu ceria dipadukan dengan gerakan penuh ekspresi membuat seluruh ruangan terasa hangat dan bahagia.
Anak-anak ikut bernyanyi di kursi. Penampilan para guru ini benar-benar jadi bukti bahwa mengajar dengan hati juga berarti bisa membawa keceriaan bagi semua orang.

Gerak dan Lagu: Anak dan Guru Satu Irama

Sesi terakhir jadi penutup yang super manis, gerak dan lagu bersama! Seluruh anak, guru, dan orang tua ikut bergerak serempak mengikuti irama lagu-lagu anak yang ceria. Tawa dan sorak sorai memenuhi aula, menciptakan suasana kebersamaan yang nggak akan terlupakan.

Kegiatan sederhana ini jadi simbol betapa eratnya hubungan antara guru, siswa, dan orang tua di Alumna Islamic School Sukajadi. Semua bergerak bersama dalam satu irama, satu tujuan: menumbuhkan semangat belajar dengan penuh cinta.

Terima Kasih, Guru Hebat!

Di akhir acara, anak-anak memberikan kartu ucapan dan bunga buatan tangan mereka sendiri kepada guru. Ada yang malu-malu menyerahkan, ada juga yang langsung memeluk sambil berkata, “Terima kasih, Miss!”
Beberapa guru tampak terharu menerima ungkapan tulus dari murid-murid kecilnya. Sungguh, momen yang sederhana tapi penuh makna.

Sebagai penutup penuh makna, Alumna Parents Community (APC) turut memberikan kejutan istimewa untuk para guru berupa kenang-kenangan hasil karya unik yang di dalamnya terdapat foto guru.
Bingkisan cantik itu dibuat dengan penuh cinta sebagai bentuk penghargaan dan terima kasih atas dedikasi guru-guru selama ini.

Hari Guru di Alumna Islamic School Sukajadi bukan sekadar peringatan rutin, tapi jadi ajang penuh cinta, tawa, dan rasa syukur. Dari kegiatan orang tua yang jadi guru, penampilan guru yang super kreatif, sampai tawa anak-anak di sesi gerak dan lagu, semuanya menggambarkan satu hal: guru adalah cahaya yang menerangi langkah anak-anak menuju masa depan.

Selamat Hari Guru untuk semua pendidik hebat! Teruslah menginspirasi dengan hati, karena setiap senyum dan ilmu yang kalian bagi adalah hadiah terbaik untuk dunia.

Leave a Comment