Serunya Peringatan Hari Guru di Alumna Islamic School Harapan Raya: Dari Drama Komedi sampai Tebak Foto Masa Kecil Guru!

Suasana ceria dan penuh tawa mewarnai peringatan Hari Guru di Alumna Islamic School Cabang Harapan Raya tahun ini. Acara yang diadakan secara meriah itu menjadi momen spesial bagi seluruh guru, siswa, dan orang tua. Tidak hanya menjadi ajang apresiasi untuk para pendidik, kegiatan ini juga menghadirkan berbagai penampilan seru yang membuat anak-anak terpukau dan tidak berhenti tersenyum sepanjang acara.

Sejak pagi, suasana sekolah sudah terasa berbeda. Halaman depan yang biasanya digunakan untuk kegiatan baris dan senam, disulap menjadi dekorasi  “Happy Teachers’ Day”. Anak-anak datang dengan semangat tinggi, membawa kartu ucapan buatan tangan mereka untuk diberikan kepada guru tercinta.

Penampilan Guru yang Bikin Takjub dan Tertawa

Bagian paling ditunggu-tunggu tentu adalah pertunjukan dari para guru. Tahun ini, para pendidik di Alumna Islamic School Harapan Raya benar-benar totalitas menyiapkan penampilan mereka.

Pertunjukan dibuka dengan gerak dan lagu yang dibawakan oleh para guru dengan kostum unik dan lucu. Ada yang memakai kostum hewan, ada juga yang tampil dengan busana warna-warni yang langsung mencuri perhatian. Anak-anak sontak bersorak dan bertepuk tangan riuh melihat guru mereka menari dengan penuh semangat. “Lucu banget, Miss!” teriak salah satu murid sambil tertawa gembira.

Tidak berhenti di situ, suasana makin heboh ketika seorang guru naik ke panggung membawakan pertunjukan sulap sederhana. Dengan trik-trik ringan namun mengejutkan, anak-anak dibuat takjub. Mereka berteriak penuh rasa penasaran setiap kali sapu tangan bisa berubah warna atau bola menghilang dari tangan.

Puncak tawa datang saat para guru menampilkan drama komedi. Cerita lucu tentang kehidupan sehari-hari di sekolah dibawakan dengan gaya jenaka, lengkap dengan ekspresi dan improvisasi yang membuat penonton tidak berhenti tertawa. Lewat drama ini, guru tidak hanya menghibur, tetapi juga menyampaikan pesan tentang pentingnya semangat belajar, kerja sama, dan saling menghargai di antara teman.

Orang Tua Jadi Guru Sehari

Tidak kalah menarik, acara ini juga menghadirkan sesi “Parents as Teachers”, di mana orang tua berperan menjadi guru di kelas. Dalam sesi ini, mereka mengajak anak-anak membuat art and craft bertema Hari Guru. Aktivitas tersebut berlangsung penuh antusias. Anak-anak menempel, menggambar, dan menghias kertas warna-warni menjadi karya yang indah.

Kegiatan ini tidak hanya melatih kreativitas, tetapi juga mempererat hubungan antara anak, orang tua, dan guru. Banyak anak terlihat sangat bersemangat karena orang tua mereka ikut terlibat langsung di sekolah. “Senang banget, Mama bisa jadi guru hari ini!” kata salah satu anak sambil menunjukkan hasil karyanya.

Tebak-Tebakan Seru: Siapa Guru di Balik Foto Masa Kecil?

Salah satu momen paling seru dan menggemaskan adalah “Tebak Siapa Guru di Balik Foto Masa Kecil”. Panitia menampilkan foto-foto masa kecil para guru di layar besar, dan anak-anak diminta menebak siapa sosok di balik foto tersebut.

Gelak tawa pun pecah ketika foto-foto lucu dengan gaya jadul muncul di layar. Ada yang menebak benar, ada juga yang salah tapi dengan alasan yang kocak. “Itu pasti Miss yang suka pakai pita!” kata seorang anak penuh keyakinan, padahal yang dimaksud ternyata guru laki-laki!

Kegiatan ini tidak hanya menghibur, tapi juga membuat anak-anak lebih dekat dengan gurunya. Mereka belajar bahwa guru juga pernah kecil seperti mereka, pernah bermain, belajar, dan bermimpi. Dari momen sederhana itu, tumbuh rasa sayang dan penghargaan yang tulus kepada para guru.

Penuh Makna dan Keakraban

Peringatan Hari Guru tahun ini benar-benar meninggalkan kesan mendalam bagi semua yang hadir. Guru-guru menunjukkan sisi lain mereka yang kreatif dan lucu, sementara anak-anak belajar menghargai perjuangan orang yang setiap hari membimbing mereka.

Acara ditutup dengan lagu “Terima Kasih Guru” yang dinyanyikan bersama-sama, menciptakan suasana hangat dan haru. Beberapa anak bahkan tampak memeluk gurunya sambil berbisik, “Terima kasih sudah sabar ngajarin aku, Miss.”

Peringatan Hari Guru di Alumna Islamic School Harapan Raya bukan sekadar acara tahunan, tapi wujud nyata rasa cinta, hormat, dan kebersamaan antara guru, siswa, dan orang tua. Tahun ini, semuanya sepakat: Hari Guru bukan hanya milik guru, tapi juga milik kita semua yang terus belajar, berbagi, dan tumbuh bersama.

Leave a Comment