Kegiatan belajar di kelas Little Alumna One selalu penuh warna dan tawa. Anak-anak usia 2–3 tahun memang sedang berada di masa keemasan rasa ingin tahu. Apa saja yang mereka lihat bisa jadi bahan eksplorasi, termasuk tema kali ini, kendaraan darat! Nah, untuk menutup tema dengan cara seru, para little learners diajak membuat kolase mobil dari berbagai bentuk geometri.
Bayangkan suasananya, ruangan dipenuhi kertas warna-warni, tawa anak-anak yang riuh, dan semangat mereka yang luar biasa! Kegiatan sederhana ini ternyata menyimpan banyak manfaat untuk tumbuh kembang mereka, lho. Yuk, kita lihat seperti apa keseruannya!
Mengenal Kendaraan Lewat Aktivitas Seru
Sebelum mulai berkreasi, Miss guru lebih dulu mengajak anak-anak mengenal mobil sebagai salah satu kendaraan darat. Dengan nada ceria, Miss menunjukkan gambar berbagai jenis mobil: mobil keluarga, truk, hingga mobil polisi. Anak-anak pun tampak antusias menunjuk dan menyebutkan, “Itu mobil warna merah!”, “Ada roda!” atau “Mobilnya jalan!”
Di usia 2–3 tahun, anak-anak memang sedang senang mengamati dan meniru. Jadi, saat guru memperlihatkan bagian-bagian mobil seperti badan, roda, dan kaca depan, mereka dengan cepat menangkap dan menirukan. Dari sinilah kegiatan kreatif dimulai!
Origami Warna-Warni dan Bentuk Geometri yang Lucu
Setiap anak mendapatkan beberapa potongan kertas origami berwarna cerah, ada yang berbentuk persegi, lingkaran, dan persegi panjang. Miss guru kemudian menjelaskan dengan cara sederhana, “Kalau persegi ini untuk badan mobil, persegi panjang ini untuk bagian depan, dan lingkaran ini untuk ban mobil ya!”
Anak-anak tampak terpana melihat warna-warna mencolok di tangan mereka. Ada yang senang dengan biru, ada yang pilih merah, dan ada juga yang minta warna kuning karena katanya seperti mobil mainan di rumah.
Dengan penuh semangat, mereka mulai menempel satu per satu bentuk geometri itu di atas kertas. Kadang posisi tempelannya miring, kadang terlalu jauh, tapi justru di situlah letak kelucuannya! Setiap karya jadi unik dan merepresentasikan gaya masing-masing anak.
Melatih Motorik Halus dan Koordinasi Tangan-Mata
Di balik kegiatan seru ini, sebenarnya anak-anak sedang melatih kemampuan motorik halus mereka. Saat mereka mengambil kertas kecil, mengoleskan lem, lalu menempelkannya ke kertas, semua itu melatih otot-otot jari dan koordinasi tangan-mata.
Anak juga belajar fokus pada tugas, mengatur posisi tempelan, dan memahami hubungan antar bentuk. Misalnya, bagaimana persegi bisa jadi badan mobil dan lingkaran jadi bannya. Dari sini, mereka mulai mengenal konsep bentuk dan konstruksi sederhana dengan cara yang menyenangkan.
Miss guru pun dengan sabar mendampingi, memberi semangat sambil memuji hasil kerja mereka. “Wah, mobil kamu keren sekali!” atau “Ban mobilnya pas banget, hebat!” kalimat sederhana tapi ampuh meningkatkan kepercayaan diri anak.
Ekspresi Bahagia dan Rasa Bangga
Setelah semua kertas tertempel, terbentuklah mobil-mobil mungil nan lucu karya tangan kecil mereka. Ada yang mobilnya panjang seperti bus, ada juga yang bentuknya lebih bulat. Tidak ada yang salah, semuanya benar dan istimewa!
Saat Miss mengajak mereka memajang hasil karya di papan pajangan kelas, mata anak-anak langsung berbinar. Guru juga mengajak anak-anak menyanyikan lagu bertema kendaraan, membuat momen belajar makin hidup.
Belajar dengan Cara Menyenangkan
Kegiatan sederhana ini bukan sekadar menempel kertas, tapi juga membangun dasar pembelajaran tematik yang kaya makna. Anak-anak belajar mengenal bentuk, warna, dan konsep kendaraan dengan cara yang aktif dan menyenangkan. Mereka juga belajar bekerja mandiri, mengikuti instruksi, dan berinteraksi dengan teman-temannya.
Selain itu, kegiatan seperti ini membantu anak mengekspresikan kreativitas mereka tanpa batas. Tidak ada hasil yang salah, karena setiap mobil adalah karya unik dari imajinasi masing-masing anak.
Melihat mereka begitu fokus dan bahagia saat berkreasi, rasanya semua sepakat, belajar memang paling seru kalau dilakukan sambil bermain!