Kegiatan penuh makna kembali hadir di Alumna Islamic School! Kali ini, Alumna bekerja sama dengan Lazismu dalam kegiatan penggalangan dana bertajuk “Dongeng Amal Peduli Sumatera” sebuah acara yang tidak hanya mengajarkan tentang kepedulian sosial, tetapi juga menumbuhkan empati dan rasa kemanusiaan sejak usia dini.
Kegiatan Dilaksanakan pada Hari Jumat Penuh Berkah
Acara ini dilaksanakan pada hari Jumat, 5 Desember 2025, sebuah hari yang identik dengan keberkahan dan kebaikan. Sejak pagi, suasana di lingkungan sekolah terasa berbeda, hangat, antusias, namun juga penuh makna. Anak-anak datang dengan membawa amplop kecil berisi donasi terbaik mereka, sementara para guru dan tim dari Lazismu bersiap mendampingi jalannya kegiatan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari semangat “Alumna Share and Care”, sebuah gerakan sosial yang rutin dilakukan untuk menumbuhkan jiwa berbagi dan peduli di kalangan peserta didik. Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak untuk belajar bahwa berbagi bukan sekadar memberi, tapi juga tentang mencintai sesama dan peduli terhadap sekitar.
Mengawali Hari dengan Cerita Nyata yang Menyentuh
Acara dimulai dengan suasana tenang di lapangan sekolah. Para guru, yang akrab disapa Miss Guru, menampilkan sebuah video dokumenter pendek berisi kejadian bencana yang menimpa beberapa wilayah di Sumatera. Anak-anak menyaksikan bagaimana rumah warga rusak, pepohonan tumbang, dan masyarakat harus berjuang bangkit kembali.
Momen ini menjadi pembuka hati dan pikiran anak-anak. Mereka tampak serius, bahkan beberapa bertanya polos, “Miss, rumah mereka kenapa hancur?” atau “Anak-anak di sana mainnya di mana sekarang?” Dari pertanyaan-pertanyaan sederhana itulah empati mulai tumbuh. Melalui tayangan tersebut, anak belajar bahwa tidak semua anak memiliki kehidupan seberuntung mereka, dan inilah alasan mengapa kita perlu berbagi.
Serunya Belajar Lewat Dongeng Amal
Setelah tayangan video, acara berlanjut dengan sesi dongeng tematik yang dipandu oleh salah satu pendongeng tamu. Dengan gaya bercerita yang ekspresif dan penuh warna, sang pendongeng membawa anak-anak larut dalam kisah yang disampaikannya.
Cerita itu bukan sekadar dongeng biasa, tapi sebuah pesan kuat tentang kepedulian dan aksi nyata, bahwa sekecil apa pun bantuan kita, tetap berarti bagi orang lain. Anak-anak pun terlihat antusias, tertawa, dan bahkan bertepuk tangan di akhir cerita.
Dari kisah tersebut, mereka memahami bahwa peduli itu bisa dimulai dari diri sendiri, dari hal kecil yang dilakukan dengan hati besar.

Saatnya Berbagi dari Hati
Usai sesi dongeng, tibalah momen yang paling ditunggu: aksi nyata berbagi. Setiap anak membawa amplop berisi donasi terbaik mereka dari rumah, hasil ajakan bersama orang tua. Dengan tertib, anak-anak bergantian maju ke depan untuk memasukkan amplop ke kotak amal yang disiapkan oleh Lazismu.
Raut wajah mereka begitu bersemangat dan penuh kebanggaan. Ada yang dengan hati-hati memasukkan amplopnya sambil tersenyum, ada pula yang berdoa kecil sebelum menaruhnya. Pemandangan itu sederhana, namun sangat menyentuh, mengingatkan kita bahwa kebaikan memang bisa dimulai sejak dini.
Dukungan dari orang tua juga luar biasa. Banyak yang turut hadir dan menyaksikan anak-anak mereka belajar memberi dengan tulus. Mereka percaya bahwa kegiatan seperti ini membantu membentuk karakter sosial dan spiritual anak sejak kecil.

Terkumpul Donasi Hampir 12 Juta Rupiah!
Berkat semangat seluruh keluarga besar Alumna, hasil penggalangan dana “Dongeng Amal Peduli Sumatera” benar-benar luar biasa. Dari Alumna Islamic School Sukajadi dan Alumna Islamic School Harapan Raya, terkumpul dana hampir Rp 12 juta rupiah!
Dana tersebut akan disalurkan melalui Lazismu untuk membantu masyarakat Sumatera yang terdampak bencana, mulai dari bantuan logistik hingga pemulihan pascabencana.
Belajar Empati, Tumbuh Jadi Anak Dermawan
Melalui kegiatan yang dilaksanakan di hari Jumat penuh berkah ini, anak-anak tidak hanya menonton dan mendengarkan, tetapi juga terlibat langsung dalam aksi sosial yang nyata. Mereka belajar bahwa setiap rupiah yang mereka berikan bisa membantu teman-teman di daerah lain yang sedang kesusahan.
Miss Guru juga menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari pendidikan karakter di Alumna Islamic School. “Kami ingin anak-anak tumbuh dengan hati yang lembut, empati yang kuat, dan semangat berbagi yang tinggi,” ujarnya penuh haru.
Lebih dari Sekadar Donasi
“Dongeng Amal Peduli Sumatera” bukan sekadar acara penggalangan dana, tapi juga pembelajaran kehidupan. Anak-anak diajak untuk peka terhadap kondisi sekitar, memahami arti bersyukur, dan menumbuhkan rasa ingin menolong.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata bahwa semangat “Alumna Share and Care” tidak hanya slogan, tetapi benar-benar dijalankan dengan penuh cinta dan kepedulian.
Di tengah dunia yang serba digital, kegiatan seperti ini menjadi oase yang menenangkan, tempat anak-anak belajar bahwa kebaikan adalah hal paling keren yang bisa dilakukan.
Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal bagi generasi kecil Alumna untuk tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga berhati besar dan peduli terhadap sesama. Karena dari satu dongeng dan satu tindakan kecil, bisa lahir sejuta kebaikan untuk dunia.