Kelas Small Alumna Seru-Seruan Bareng Kincir Angin: Angin Jadi Inspirasi!

30 April 2025 jadi hari penuh warna dan putaran angin di kelas Small Alumna!

Hari Rabu itu, sejak pagi suasana kelas Small Alumna terasa beda. Meja-meja dihiasi peralatan craft serba warna : gelas kertas, kertas origami warna-warni, sedotan, cotton bud, lem dan gunting yang aman untuk anak-anak. Miss guru pun mengumumkan bahwa hari ini akan ada kegiatan spesial: Art and Craft dengan tema ‘Udara’, dan proyeknya adalah membuat kincir angin!

Anak-anak di kelas Small Alumna yang usianya 4-5 tahun ini antusias banget diajak bikin prakarya. “Kincir angin itu yang bisa muter kayak kipas, kan Miss?” tanya salah satu murid sambil matanya berbinar. Momen ini bukan sekadar kegiatan seni biasa, tapi juga perpaduan antara sains, kreativitas, dan eksplorasi alam — semua dalam suasana yang fun dan kekinian.

 Mengenal Udara Lewat Cerita dan Tanya-Jawab

Sebelum mulai membuat kincir, Miss guru mengajak anak-anak untuk berdiskusi kecil tentang tema hari ini: udara. Apa itu udara? Kenapa kita tidak bisa melihatnya? Dan bagaimana kita tahu bahwa udara itu ada?

Jawaban anak-anak pun lucu dan beragam:

“Udara itu kayak angin, bisa bikin layangan terbang!”

“Kalau naik motor terus rambut terbang, itu karena angin, Miss!”

Dari situ, anak-anak belajar bahwa udara memang tidak terlihat, tapi bisa dirasakan dan memiliki kekuatan, seperti membuat benda bergerak — contohnya kincir angin!

Proyek Kincir Angin: Saat Kreativitas dan Ilmu Bertemu

Setelah paham soal udara dan angin, saatnya sesi prakarya dimulai. Anak-anak diberi gelas kertas, kertas warna-warni yang dipotong kecil-kecil, lem, sedotan, dan cotton bud, lalu anak-anak dibimbing untuk memotong gelas kertas hingga melubangi tengahnya sesuai pola yang dicontohkan miss guru. Mereka semangat banget ngikutin step by step meskipun ada aja tingkah menggemaskan yang bikin miss guru ketawa.

Kegiatan membuat art and craft ini ga cuma mengasah motorik halus, tapi juga mengajarkan kesabaran dan ketelitian.

“Miss, kincirnya udah muter lho!”

“Adek mau tiup terus biar muter cepat!”

Kegembiraan jelas terlihat di wajah mereka. Bukan hanya karena bisa membuat sesuatu sendiri, tapi juga karena merasa hasil karyanya “ajaib”—digerakkan oleh angin yang sebelumnya hanya mereka rasakan, tapi belum pernah lihat “kerja nyatanya”.

Pameran Mini dan Kincir Angin yang Berputar

Setelah semua selesai, anak-anak berdiri bergiliran memamerkan hasil karya mereka. Ada yang menamai kincirnya “Si Puter-Puter”, ada yang memberi nama “Kincir Pelangi”, dan ada juga yang menamai karyanya dengan nama hewan kesayangannya. Semua terlihat bangga.

Di akhir kegiatan, guru membawa anak-anak ke halaman sekolah untuk mencoba kincir angin mereka dengan angin alami. Saat tiupan angin datang, kincir mereka benar-benar berputar—dan tawa pun pecah! “Waaaah, muter beneran!” kata salah satu anak sambil loncat kecil kegirangan.

Refleksi dari Guru

Miss Sally, guru pendamping Small Alumna, mengatakan:

“Kegiatan seperti ini bukan cuma melatih kreativitas, tapi juga memperkenalkan sains dengan cara yang menyenangkan dan bisa dipahami anak-anak. Mereka jadi belajar bahwa hal yang tak terlihat seperti udara ternyata bisa punya efek nyata.”

Penutup yang Berkesan dan Edukatif

Kegiatan Art and Craft di tanggal 30 April 2025 ini berkesan banget buat anak. Anak-anak tidak hanya pulang membawa kincir angin, tapi juga pengalaman belajar yang menyenangkan, penuh tawa, dan tentunya membekas di hati. Dunia anak memang penuh warna dan imajinasi — dan lewat proyek sederhana seperti ini, mereka bisa melihat bahwa angin pun bisa jadi sahabat yang mengajarkan banyak hal.

Karena di Alumna Islamic School, belajar selalu dikemas seru, kreatif, dan penuh cinta!

Leave a Comment