Ada yang seru banget dari kegiatan anak-anak kelas Small Alumna di Alumna Islamic School kali ini! Mereka nggak cuma belajar seperti biasa, tapi juga berkreasi lewat kegiatan art and craft membuat mahkota dari daun. Kedengarannya sederhana, tapi siapa sangka, kegiatan ini ternyata penuh makna dan keseruan yang nggak terlupakan buat para si kecil yang imut dan penuh rasa ingin tahu ini.
Sejak pagi, suasana kelas Small Alumna sudah terasa beda. Anak-anak datang dengan wajah cerah dan semangat, beberapa sudah saling bisik-bisik penasaran, “Hari ini kita mau bikin apa ya, Miss?” Nah, begitu Miss guru mengumumkan kalau mereka akan membuat mahkota cantik dari daun-daun asli, spontan kelas langsung ramai dengan sorakan kecil dan tawa bahagia. “Yaaay! Mau mahkota warna hijau!” seru salah satu anak sambil bertepuk tangan.
Kegiatan pun dimulai dengan langkah pertama: mengumpulkan daun-daun segar dari taman sekolah. Di sinilah keseruan dimulai, anak-anak berjalan berkelompok kecil, ada yang fokus mencari daun besar, ada yang sibuk meneliti warna daun yang paling menarik. Beberapa anak bahkan dengan polosnya membandingkan daun miliknya.
Setelah daun terkumpul, anak-anak kembali ke dalam kelas untuk mulai berkreasi. Di meja sudah tersedia perlengkapan sederhana, kertas karton panjang untuk dasar mahkota, lem, dan tentu saja tumpukan daun dengan berbagai bentuk dan warna. Dengan bimbingan Miss guru, anak-anak mulai menempelkan daun satu per satu di atas karton, menyusunnya dengan gaya masing-masing.
Ada yang rapi banget, setiap daun disusun sejajar seperti pola zig-zag, tapi ada juga yang tampil ekspresif, menempel daun besar di tengah lalu menambahkan daun kecil di sekelilingnya. Di sinilah terlihat betapa imajinasi dan kreativitas anak-anak benar-benar berkembang. Mereka bebas berekspresi, tanpa takut salah, karena setiap karya punya keunikan tersendiri.
Sambil berkarya, suasana kelas jadi hangat dan penuh tawa. Miss guru sesekali membantu menempelkan daun yang sulit, sambil mengajak anak-anak bercerita tentang jenis daun yang mereka gunakan. “Daun ini bentuknya mirip hati ya, Miss,” kata salah satu anak. “Iya, berarti mahkota kamu penuh cinta!” jawab Miss dengan senyum.
Begitu semua selesai, saatnya memakai mahkota hasil karya sendiri! Wah, momen ini benar-benar bikin hati hangat. Satu per satu anak memakaikan mahkota ke kepala mereka, lalu saling memuji teman di sebelahnya. “Kamu kayak raja hutan!” “Wah, saya jadi putri daun!” — komentar-komentar polos itu terdengar lucu sekaligus menggemaskan.
Namun di balik keceriaan itu, kegiatan ini juga punya nilai pendidikan yang tinggi. Melalui art and craft berbahan alam, anak-anak belajar banyak hal tanpa merasa sedang “belajar”. Mereka belajar melatih motorik halus saat menempel daun, mengenal tekstur dan warna alami, serta meningkatkan fokus dan kesabaran dalam membuat sesuatu hingga selesai. Yang paling penting, mereka belajar menghargai alam ciptaan Allah dan menyadari bahwa keindahan bisa datang dari hal-hal sederhana di sekitar mereka.
Tak hanya itu, kegiatan ini juga mengajarkan rasa percaya diri. Saat mereka memakai mahkota hasil karya sendiri, terlihat jelas pancaran bangga di mata mereka. Ada rasa puas yang lahir dari proses, mulai dari mencari daun, menempel, hingga melihat hasil akhirnya. Di usia sekecil ini, momen seperti ini menjadi pengalaman berharga yang menumbuhkan rasa cinta terhadap seni dan lingkungan.
Miss guru mengingatkan bahwa setiap daun yang mereka gunakan adalah bagian dari ciptaan Allah yang indah dan bermanfaat. “Kita harus menjaga alam ya, karena dari alam kita bisa belajar dan berkarya,” ujar Miss lembut. Anak-anak pun mengangguk sambil masih memegang mahkota kebanggaan mereka.
Dari kegiatan sederhana ini, Small Alumna belajar banyak hal tentang kreativitas, cinta lingkungan, dan rasa syukur. Dan yang paling indah, mereka melakukannya dengan tawa dan kebahagiaan yang tulus. Mahkota daun bukan sekadar karya seni, tapi simbol kecil dari imajinasi besar dan hati murni anak-anak Alumna Islamic School.