Serunya Belajar Menghitung Puluhan dengan Manik-Manik Rangkai di Kelas Big Alumna

Belajar Matematika Jadi Seru dan Penuh Warna

Siapa bilang belajar berhitung itu membosankan? Di Alumna Islamic School, kegiatan belajar selalu dikemas dengan cara yang kreatif dan menyenangkan. Kali ini, anak-anak kelas Big Alumna mendapat pengalaman seru saat belajar menghitung bilangan puluhan menggunakan media manik-manik rangkai.

Dengan tangan kecil yang lincah dan rasa ingin tahu yang besar, mereka belajar konsep matematika secara konkret dan penuh warna. Bukan sekadar menghitung di atas kertas, tapi benar-benar merasakan dan melihat langsung jumlah puluhan lewat deretan manik-manik yang mereka rangkai sendiri.

Tujuan Kegiatan: Memahami Konsep Puluhan Secara Nyata

Kegiatan ini bertujuan agar anak-anak memahami bahwa satuan dan puluhan bukan hanya angka abstrak, tapi bisa direpresentasikan dengan benda nyata. Setiap rangkaian berisi 10 butir manik, dan beberapa rangkaian bisa digabung untuk menunjukkan angka yang lebih besar.

Dengan cara ini, anak-anak lebih mudah membayangkan bahwa “dua puluh” berarti dua rangkaian, “tiga puluh” berarti tiga rangkaian, dan seterusnya. Konsep sederhana ini menjadi pondasi penting untuk mereka memahami matematika di tahap berikutnya.

Guru membuka kegiatan dengan penuh semangat:

“Hari ini kita akan belajar berhitung dengan cara yang berwarna dan seru!

Anak-anak langsung bersorak kecil, matanya berbinar melihat mangkuk berisi manik-manik warna-warni di meja mereka.

Manfaat Belajar dengan Media Manik-Manik

Belajar menghitung menggunakan manik-manik rangkai tidak hanya membuat kegiatan lebih seru, tapi juga membawa banyak manfaat penting bagi perkembangan anak usia sekolah dasar:

1. Memahami Konsep Matematika Secara Konkret

Anak bisa melihat dan menyentuh langsung representasi angka. Ini membantu mereka memahami bahwa 10 satuan bisa membentuk 1 puluhan, konsep dasar yang penting sebelum mereka masuk ke perhitungan yang lebih abstrak.

2. Melatih Motorik Halus dan Koordinasi Tangan-Mata

Merangkai manik membutuhkan ketelitian dan koordinasi antara tangan dan mata. Aktivitas ini sekaligus memperkuat otot jari dan meningkatkan fokus.

3. Mengembangkan Konsentrasi dan Ketekunan

Menyusun manik satu per satu melatih anak untuk sabar dan teliti. Mereka belajar bahwa hasil yang rapi dan benar butuh waktu dan perhatian.

4. Menumbuhkan Kreativitas dan Rasa Bangga

Anak bebas memilih kombinasi warna untuk setiap rangkaian. Hasilnya bukan hanya alat belajar, tapi juga karya kecil yang membuat mereka bangga.

Suasana Kelas yang Penuh Antusiasme

Selama kegiatan berlangsung, kelas Big Alumna terasa sangat hidup.

Anak pun dengan percaya diri menjawab, “Empat puluhan berarti empat puluh!”

Momen seperti ini menunjukkan bahwa pembelajaran yang menyenangkan akan membuat anak lebih cepat paham dan lebih berani menjawab. Tak hanya belajar berhitung, mereka juga belajar percaya diri untuk mengungkapkan hasil pemikirannya.

Refleksi Setelah Kegiatan

Di akhir sesi, guru mengajak anak-anak duduk dan membahas kembali apa yang sudah mereka pelajari.

“Siapa yang tahu, kalau punya lima rangkaian berarti berapa?”
“Lima puluhan! Lima puluh!” seru anak-anak bersama.

Guru pun mengapresiasi hasil kerja keras mereka dan menutup kegiatan dengan tepuk semangat khas kelas Big Alumna.

Belajar Matematika Itu Menyenangkan!

Melalui kegiatan menghitung puluhan dengan media manik-manik rangkai, anak-anak Big Alumna belajar bahwa matematika bukan sesuatu yang rumit, tapi bisa sangat seru kalau dilakukan dengan cara yang kreatif.

Kegiatan ini mengajarkan mereka konsep bilangan secara konkret, mengasah motorik, melatih fokus, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri.

Dengan pendekatan yang interaktif seperti ini, Alumna Islamic School terus membuktikan bahwa belajar bisa dilakukan dengan hati yang gembira dan penuh warna. Dari sepuluh butir manik sederhana, lahirlah pemahaman besar, bahwa berhitung adalah petualangan seru menuju dunia pengetahuan yang lebih luas.

Leave a Comment