Hari ini, suasana kelas Small Alumna di Alumna Islamic School terasa sangat hidup dan penuh semangat! Anak-anak datang dengan senyum cerah, siap mengikuti kegiatan bercerita dengan gambar, aktivitas seru yang menggabungkan seni, imajinasi, dan kemampuan berbahasa dalam satu waktu.
Mengenal Cerita Lewat Gambar
Kegiatan dimulai ketika Miss guru memperlihatkan beberapa gambar berwarna di depan kelas. Di setiap gambar, terlihat potongan-potongan cerita yang menarik, seperti anak yang sedang bangun tidur, mencuci muka, sarapan, berangkat sekolah, hingga bermain bersama teman. Setiap gambar diberi nomor kecil di sudutnya, tapi anak-anak belum diberi tahu urutan sebenarnya.
Miss guru kemudian berkata, “Hari ini kita akan jadi detektif cerita! Yuk, kita urutkan gambar-gambar ini dan ceritakan kisahnya menurut versi kalian sendiri!”
Anak-anak pun langsung bersemangat. Mereka menatap setiap gambar dengan penuh rasa ingin tahu. “Ini kayaknya duluan, Miss! Soalnya dia baru bangun,” kata salah satu anak sambil menunjuk gambar pertama. Ada juga yang dengan yakin berkata, “Kalau ini pasti terakhir, karena dia main sama teman-temannya!”
Mengurutkan dan Menyusun Cerita
Setelah semua gambar dibagikan, anak-anak diminta menempel gambar-gambar itu di meja mereka sesuai urutan yang mereka pikirkan. Beberapa anak terlihat berhati-hati menyusun gambar, sementara yang lain masih bingung menentukan mana yang harus didahulukan.
Di sinilah proses belajar yang seru terjadi! Anak-anak belajar berpikir logis dan runtut, mengenali hubungan sebab-akibat, serta melatih kemampuan mengamati detail. Setiap gambar punya petunjuk tersendiri, ada matahari terbit di gambar pertama, piring dan sendok di gambar sarapan, dan tas sekolah di gambar berikutnya.
Setelah semua gambar disusun, Miss guru memberi waktu bagi setiap anak untuk bercerita dengan versi mereka sendiri. Dan inilah bagian paling seru dari kegiatan hari ini!
Imajinasi Anak yang Mengalir Bebas
Satu per satu anak maju untuk bercerita. Ada yang bercerita dengan sangat serius, ada yang penuh ekspresi, bahkan ada yang menambahkan dialog lucu di antara tokohnya.
“Ini waktu pagi hari, aku bangun dan mama bilang ayo sarapan. Habis itu aku gosok gigi terus pergi sekolah naik mobil!” kata salah satu anak dengan penuh semangat sambil menunjuk urutan gambarnya.
Anak lain punya versi berbeda. “Aku bangun, terus mandi, tapi airnya dingin banget! Jadi aku cepat-cepat sarapan biar hangat lagi,” ujarnya polos, membuat teman-temannya tertawa.
Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar untuk mengungkapkan pikiran dan perasaan lewat kata-kata. Imajinasi mereka mengalir tanpa batas, dan setiap cerita jadi unik karena lahir dari sudut pandang masing-masing anak.
Melatih Bahasa dan Kepercayaan Diri
Kegiatan bercerita dengan gambar ini tidak hanya seru, tapi juga punya manfaat besar untuk perkembangan anak. Dengan bercerita, anak-anak melatih kemampuan berbahasa, memperkaya kosakata, serta membangun kepercayaan diri saat berbicara di depan teman-teman.
Miss guru mendengarkan setiap cerita dengan penuh perhatian, memberikan pujian dan dorongan. “Wah, ceritanya keren sekali! Kamu pintar banget mengurutkan gambarnya,” ujar Miss dengan senyum bangga. Kalimat sederhana seperti itu membuat anak-anak merasa dihargai dan semakin percaya diri untuk berbicara.
Selain itu, kegiatan ini juga menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas. Anak-anak belajar bahwa tidak ada satu jawaban yang pasti dalam bercerita, setiap gambar bisa diartikan dengan cara yang berbeda. Hal ini membantu mereka berpikir terbuka dan menghargai pendapat orang lain.
Momen Penuh Tawa dan Inspirasi
Suasana kelas Small Alumna hari itu penuh tawa dan rasa kagum. Anak-anak saling mendengarkan cerita teman-temannya dengan antusias. Ada yang bertepuk tangan setelah mendengar cerita lucu, ada juga yang meniru ekspresi tokoh dalam gambar.
Di akhir kegiatan, Miss guru mengajak anak-anak untuk merefleksikan cerita mereka. “Ternyata dari gambar yang sama, kita bisa punya cerita yang berbeda ya!” kata Miss. Anak-anak pun mengangguk semangat.
Kegiatan sederhana ini ternyata memberikan pengalaman belajar yang kaya, melatih otak, bahasa, dan hati dalam waktu bersamaan.
PBelajar dari Imajinasi, Tumbuh dengan Cerita
Kegiatan bercerita dengan gambar di kelas Small Alumna hari ini menjadi bukti bahwa belajar tidak harus kaku atau membosankan. Dengan media gambar, anak-anak bisa belajar berpikir runtut, berimajinasi bebas, dan berani mengekspresikan diri.
Di Alumna Islamic School, setiap kegiatan dirancang agar anak-anak belajar dengan cara yang menyenangkan dan bermakna. Karena kami percaya, setiap anak adalah pencerita hebat dengan dunianya sendiri.
Anak-anak pulang dengan wajah ceria, sambil membawa lembar gambar yang kini tak lagi sekadar potongan cerita, tapi karya kecil penuh makna dari imajinasi mereka sendiri.